Jumat, 01 Maret 2013

PANDUAN UMUM PENULISAN KARYA ILMIAH


PANDUAN UMUM PENULISAN
LAPORAN KERJA PRAKTIK, TUGAS AKHIR,
DAN PROYEK TUGAS AKHIR


Edisi 6, September  20xx









LOGO








PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
PROGRAM STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA
PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI
PROGRAM STUDI SISTEM KOMPUTER
FAKULTAS SAINS & TEKNOLOGI
UNIVERSITAS TEKNOLOGI YOGYAKARTA
2010



PANDUAN UMUM PENULISAN
LAPORAN KERJA PRAKTIK, TUGAS AKHIR, DAN PROYEK TUGAS AKHIR
FAKULTAS SAINS & TEKNOLOGI
UNIVERSITAS TEKNOLOGI YOGYAKARTA

1.   PENDAHULUAN
Pengetahuan yang telah diperoleh selama menempuh kegiatan kuliah dan praktikum di semester awal perlu lebih dimatangkan dalam bentuk Kerja Praktik dan penulisan tugas akhir untuk mahasiswa D-III dan Proyek Tugas Akhir bagi mahasiswa S-1. Kedua mata kuliah ini merupakan kegiatan mandiri bagi mahasiswa yang mana selama pelaksanaan mahasiswa akan dibimbing oleh dosen pembimbing. Tujuan secara umum kedua mata kuliah tersebut adalah:
1.  Mahasiswa dapat belajar mempersiapkan diri  terjun ke masyarakat dengan bekal ilmu yang telah diperoleh dan mampu membandingkannya dengan kenyataan di masyarakat.
2.   Mahasiswa mampu malakukan analisis terhadap suatu permasalahan.
3.  Mahasiswa mampu mengembangkan gagasan baru yang merupakan bentuk penyelesaian atas suatu permasalahan.
4. Mampu mengimbangi antara tingkat intelektualitas dengan perilaku yang sesuai dengan etika sebagai seorang intelektual.

          Perbedaan  khusus antara Kerja Praktik dan tugas akhir dapat ditinjau dari tempat pelaksanaan dan cakupan materi yang harus ditulis di  dalam laporan  akhir. Kerja Praktik harus dilaksanakan di suatu instansi resmi yang telah menerapkan sistem informasi ataupun aplikasi di bidang teknologi informatika. Mahasiswa selama kerja praktik hanya melakukan pengamatan dan laporan atas sistem yang berlaku di tempat Kerja Praktik atau pun dilengkapi dengan pengamatan atas masalah yang terjadi. Masalah-masalah yang muncul pada sistem kemudian dirangkum, dianalisis, dan dipecahkan. Pemecahan hanya terbatas dalam bentuk rancangan yang menjadi bagian dari pemecahan secara keseluruhan. Perangkat lunak yang dapat digunakan sebagai alat bantu merancang dan mensimulasi sistem  antara lain Easy CASE, With Class, Simulink (Matlab),dan sebagainya.
          Penulisan Proyek Tugas Akhir bagi mahasiswa S-1 tidak harus berdasarkan penelitian atau pun pengamatan di suatu instansi karena Proyek Tugas Akhir boleh dibuat berdasarkan ide  yang sedang dalam tahap pengembangan. Berbeda dengan mahasiswa D-III dalam mengerjakan tugas akhir, diharuskan untuk melakukan penulisan berdasarkan kasus yang terjadi di suatu instansi. Melalui tugas akhir dan Proyek Tugas Akhir, mahasiswa diharapkan selain memiliki kemampuan analisis pemecahan masalah, juga mampu memberikan pemecahan masalah dalam bentuk implementasi sistem . Mahasiswa harus mampu melaporkan bagaimana unjuk-kerja sistem  yang telah dibuat tersebut. Fakta-fakta yang berhasil disimpulkan oleh mahasiswa di dalam tugas akhir atau pun Proyek Tugas Akhir diharapkan dapat menjadi acuan untuk mengembangkan sistem  selanjutnya.
                                                                                                    




2.   KELOMPOK BIDANG KP, TUGAS AKHIR DAN PROYEK TUGAS AKHIR
          Kelompok bidang yang dapat dijadikan topik di dalam Kerja Praktik, Tugas Akhir, dan Proyek Tugas Akhir secara umum di Fakultas Teknologi Informasi Universitas Teknologi “Yogyakarta” dapat dibedakan berdasarkan program studi yang ada. Cakupan bidang untuk program studi  Teknik Informatika (S-1) secara umum  adalah:
1.     Pemrograman Aplikasi
2.     Sistem Cerdas
3.     Sistem Informasi
4.     Sistem Operasi dan Jaringan dan
5.     Pemrograman Berbasis Web.

Cakupan bidang tugas akhir untuk program studi Manajemen Informatika (D-III) antara lain :
1.    Sistem Informasi Manajemen
2.    Sistem Informasi Akuntansi, dan
3.    Pemrograman Berbasis Web.
         
          Pembagian bidang ini tidak dimaksudkan untuk membatasi obyek studi namun dimaksudkan agar sesuai dengan ketersediaan sumber daya yang saat ini tersedia di Fakultas Informasi UTY. Bidang-bidang ilmu di luar yang dipaparkan di atas  atau  kombinasi dari beberapa bidang masih dimungkinkan tapi dengan syarat masih di dalam cakupan bidang informatika.

3. TATA CARA PENULISAN
          Tata cara penulisan meliputi bahan dan cara penulisan laporan agar laporan dapat tersajikan dalam bentuk yang tertata rapi dan terstandarisasi sesuai dengan kriteria yang berlaku pada hasil karya penelitian. Keteraturan ini akan menjadikan laporan lebih mudah dibaca, mudah dipahami, dan terstandarisasi, sehingga akan menjadikan tulisan yang bermutu dan membuka peluang untuk dikembangkan lebih lanjut.

3.1 BAHAN DAN UKURAN
§  Naskah: naskah dibuat di atas kertas HVS ukuran A4 80 gram/m² dan tidak bolak-balik.
§  Sampul: sampul dibuat dari kertas karton (hard cover) dengan warna sesuai dengan contoh warna pada bagian lampiran.

3.2 CARA PENULISAN
3.2.1 Jenis Huruf                                                                              
§  Naskah laporan diketik dengan menggunakan jenis huruf Times New Roman ukuran 12pt. Jika terdapat cuplikan sintaks program/source code maka cuplikan tersebut diketik dengan menggunakan jenis huruf Courier New ukuran 10 pt.
§  Semua Istilah-istilah asing ditulis dengan huruf miring, kecuali untuk judul dan sub judul
§  Kata yang merupakan nama produk atau perusahaan dalam bahasa asing tidak perlu ditulis dengan huruf  miring. Contoh: Microsoft, Adobe Photoshop, Visual Basic, Bolland Delphi, dan Macromedia Flash.



3.2.2 Bilangan dan Satuan 
§  Bilangan diketik dengan angka, kecuali pada permulaan kalimat contoh: Satu byte terdiri atas 8-bit bilangan biner.
§  Bilangan desimal ditandai dengan koma, bukan titik. Contoh: file command.com berukuran 91,6 kilobyte.
§    Penulisan satuan mengacu pada aturan yang berlaku pada sistem  satuan Sistem Internasional (SI). Contoh: m untuk meter, kg untuk kilogram, dan J untuk joule.

3.2.3 Jarak Baris
§  Jarak antar baris naskah adalah 2 spasi, kecuali bagian intisari, kutipan langsung, judul, daftar isi, daftar tabel,text dalam tabel, penomoran gambar dan tabel adalah 1 spasi
§  Jarak antar baris pada daftar pustaka adalah
o   Jarak baris antar pustaka 2 spasi
o   jarak baris dalam satu pustaka adalah 1 spasi dan format hanging paragraf (lihat pada contoh)

3.2.4 Batas Tepi Penulisan
§  Batas tepi pengetikan ditinjau dari tepian kertas adalah sebagai berikut:
Tepi atas            : 4 cm           Tepi kiri         : 4 cm
Tepi bawah        : 3 cm           Tepi kanan    : 3 cm
§  Jenis tepi paragraf yang digunakan adalah jenis justified, sedangkan untuk isian   berupa data angka pada sel suatu tabel menggunakan jenis right.

3.2.5 Pengisian Ruangan
§  Ruangan yang terdapat pada halaman  naskah harus diisi penuh mulai dari baris teratas paling kolom paling kiri hingga baris terbawah kolom paling kanan.
     Daerah-daerah kosong dimungkinkan jika terdapat alinea baru, penulisan
persamaan matematika, gambar dan tabel, atau pada daerah pergantian antar sub judul.

3.2.6 Alinea Baru                                                           
§  Baris paling awal dari suatu alinea baru dimulai pada kolom dengan jarak 1,27 cm   dari tepian batas kertas pengetikan.

3.2.7 Judul dan Sub Judul beserta Turunannya
§  Judul dituliskan dengan huruf kapital tebal ukuran 14 pt.
§  Subjudul dituliskan dengan huruf tebal ukuran 12 pt, huruf awal kapital (title case)
§  Subjudul menggunakan penomoran angka, contoh untuk BAB I maka sub judul bab menggunakan penomoran I.1, I.2, I.3, dan seterusnya. Demikian pula untuk   sub judul bagian I.1 menggunakan penomoran I.1.1, I.1.2, I.1.3, dan seterusnya.

3.3  PENOMORAN
3.3.1 Penomoran Halaman
§  Penomoran halaman sebelum BAB I menggunakan angka Romawi (i, ii, iii,iv dan seterusnya) pada posisi bawah-tengah(Buttom-Center).
§  Penomoran halaman BAB I dan seterusnya menggunakan angka Arab (1,2,3,4 … dan seterusnya). Khusus untuk halaman awal suatu bab nomor pada posisi bawah-tengah(Buttom-Center) dan halaman yang lain pada Kanan-Atas (Top-Right).

3.3.2 Penomoran Tabel dan Gambar
§  Tabel dan gambar diberi nomor urut dengan angka Arab.
§  Penomoran pada tabel dan gambar dilakukan secara terpisah.
§  Penomoran tabel dan gambar menggunakan 2 angka penomoran. Contoh, Tabel 2.4 bermakna tabel yang ke-4 pada BAB II.
§  Penulisan penomoran Tabel dengan huruf Tebal

3.3.3 Persamaan dan Simbol
§  Semua jenis lambang dalam huruf Yunani atau Romawi dan persamaan matematika harus diketik dengan menggunakan fasilitas yang telah tersedia di aplikasi pengolah kata, seperti fasilitas Equation Editor pada Microsoft Word.
§  Setiap persamaan harus diberi nomor sebagaimana nomor untuk gambar dan tabel. Contoh:
     n
(3.7)
 
                                     mixi
=
 
                    x =
 
m1x1 m2x2 +… + mnxn     i=1
             m1m2 + … +mn                                                      
   ∑mi
                                                                            i=1

Persamaan nomor 3.7 di atas bermakna persamaan yang ke-7 di Bab III.

3.4 TABEL DAN GAMBAR                     
3.4.1   Tabel
§  Nomor dan judul tabel ditempatkan di atas tabel pada posisi Tengah (Center) halaman.
§  Tabel tidak boleh dipenggal, kecuali kalau memang jumlah data banyak sehingga tidak mungkin dituliskan dalam satu halaman. Penggalan tabel dapat dituliskan di halaman selanjutnya dengan memberi keterangan nomor tabel dan kata lanjutan, tanpa judul tabel.
§  Kolom-kolom diberi nama dan dijaga agar pemisahan antara yang satu dengan yang lainnya cukup tegas.
§   Kalau lebar tabel lebih besar dari ukuran lebar kertas, sehingga harus dibuat memanjang (landscape), maka bagian atas tabel harus diletakkan di sebelah kiri naskah dan nomor halaman di sebelah kanan-bawah.
§  Tabel yang berukuran lebih dari 2 halaman atau yang harus dilipat, ditempatkan pada bagian lampiran.

3.4.2 Gambar
§  Bagan, grafik, foto, skema, diagram, atau yang sejenis disebut sebagai gambar.
§  Nomor dan judul gambar ditempatkan di bawah gambar pada posisi tengah (center) halaman.
§  Kalau lebar gambar lebih besar dari ukuran lebar kertas sehingga harus dibuat memanjang (landscape), maka bagian atas gambar harus diletakkan di sebelah kiri naskah nomor halaman di sebelah kanan-bawah.
§  Ukuran gambar harus wajar, yang menjadikan gambar mudah diamati dan dipahami tapi menghemat penggunaan bidang halaman.

3.5   BAHASA
3.5.1   Bahasa yang dipakai
§  Bahasa yang dipakai adalah Bahasa Indonesia yang baku, yaitu ada subyek dan predikat, dan supaya lebih sempurna ditambah dengan obyek dan keterangan.

3.5.2   Bentuk Kalimat
§  Bentuk kalimat tidak boleh menampilkan orang pertama dan orang kedua (saya, aku, kami, engkau, dan sebagainya), tetapi dibuat berbentuk pasif. Pada penyajian ucapan terima kasih pada prakata saya diganti dengan penulis.
3.5.3   Istilah
§  Istilah yang dipakai adalah istilah Bahasa Indonesia atau yang sudah di indonesiakan.
§  Istilah-istilah asing pada bidang komputer dan informatika yang belum memiliki padanan dalam Bahasa Indonesia tapi sudah akrab dalam percakapan sehari-hari boleh dianggap sebagai istilah Bahasa Indonesia.

3.5.4   Ejaan                                                          
§  Ejaan sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD).

3.5.5. Kesalahan yang Mungkin Terjadi
§  Kata hubung seperti “sehingga” dan “sedangkan” tidak boleh dipakai memulai suatu kalimat.
§  Kata depan misalnya “pada” yang ditempatkan di depan subyek sehingga akan merusak susunan kalimat.
§  Kata “dimana” dan “dari” yang kurang tepat pemakainnya karena diperlakukan seperti kata “where” dan “of” dalam Bahasa Inggris.
§  Tidak diperbolehkan menggunakan singkatan atau tanda seperti yg, dg, dsb, dll, atau tanda &. Kata tersebut harus ditulis lengkap yaitu “yang”, “dengan”, “dan sebagainya”, “dan lain-lainnya”, dan “dan”

3.6   PENULISAN NAMA
3.6.1   Nama Penulis yang Diacu
§  Penulisan nama pada uraian hanya disebutkan nama akhirnya saja, dan kalau penulis lebih dari 2 orang dan hanya nama akhir penulis pertama yang dicantumkan diikuti dengan dkk. atau et al. contoh:
Ø  Menurut Subrahmanian (1997)…
Ø  Suatu pola digunakan sebagai deProyek Tugas Akhir obyek (Tou dan Gonzalez, 1974).
Ø  Database geografi terdiri atas informasi geografis yang dikumpulkan secara langsung dari lingkungan sekitar (Robinson dkk., 1995).

3.6.2   Nama Penulis dalam daftar Pustaka
§  Jika nama penulis nama penulis terdiri atas 2 kata atau lebih cara penulisannya adalah nama akhir diikuti dengan koma, singkatan nama depan, tengah, dan seterusnya, yang semuanya diberi titik, atau nama akhir diikuti dengan suku kata nama depan, tengah, dan seterusnya. Contoh:
Ø  William Stallings ditulis: Stallings, W atau Stallings, William.
Ø  Gerald V. Post ditulis: Post, G.V.
§  Penulisan  dalam daftar pustaka harus mencantumkan semua nama penulis, dan tidak boleh hanya mencantumkan nama penulis pertama diikuti dengan dkk. atau et al saja.

Contoh benar:
Ø  Malone, T.W., Lai, K.Y., Grant, K.R., 1997,…
Ø  Jensen, J.R.,1996, “Intoductory Digital Image Processing, A Remote Sensing Prespective”, Prentice HallNew JerseyUSA, Hal: 10-25
Ø  Dutoit, T, 1997, “An Introduction to Text-to-Speech Synthesis”, Kluwer Academic Publisher, Dordrecht.
Ø  Kadir, Abdul,2000, “Dasar Pemrograman Pascal”,Andi Offset, Yogyakarta
Contoh salah
Ø  Malone, T.W., dkk atau Malone, T.W. et al.
§  Penulisan Nama penulis kedua dan seterusnya tidak perlu dibalik. Contoh:
Ø  Hakim, Lukmanul,Uus Musalini,2003,”150 Rahasia dan Trik Menguasai PHP”,Elex MediaKomputindo,Jakarta
Ket : Penulisnya : Lukmanul Hakim dan Uus Musalini

3.6.3   Derajat Kesarjanaan
§  Derajat kesarjanaan penulis tidak boleh dicantumkan.

CONTOH DIAGRAM ARUS DATA (DAD)
            Cara penggambaran DAD boleh mengacu pada Simbol DeMarco dan Yourdon atau Simbol Gane dam Sarson.

Makna
DeMarco dan Yourdon
Gane dan Sarson

Proses


Penyimpanan data


Asal/tujuan arus data


Arus data

Contoh pada gambar berikut ini adalah DAD berupa diagram konteks dari sistem pemesanan makanan pada sebuah restoran yang telah mengimplementasikan sistem berbasis komputer.


                              
  


CONTOH TABEL

                Tabel 4.1 Data rata-rata intensitas yang diambil pada posisi 4.

NAMA
FILE
WIDTH
HEIGHT
PIKSEL
TOTAL
PIKSEL DUPLIKAT
MEAN
SIMP
DEV
MEAN
KLMPK
g4_1_1
213
105
22365
954
240,7977
9,6401
239,8738
g4_1_2
208
101
21008
927
241,7821
8,2444

g4_1_3
212
93
19716
915
237,0415
9,1348

g4_1_4
171
111
18981
846
210,0957
12,3865
232,6375
g4_1_5
167
115
19205
846
243,9208
12,8206

g4_2_1
194
90
17460
852
235,1408
10,6983
232,8982
g4_2_2
195
87
16965
846
232,1052
12,4856

g4_2_3
 199
96
19104
885
231,4486
6,2182

g4_2_4
170
108
18360
834
239,4257
16,3575
242,4024
g4_2_5
166
110
18260
828
243,151
13,9126

g4_3_1
164
127
20828
873
124,7228
13,5868
178,3083
g4_3_2
197
76
14972
819
205,8071
22,7911

g4_3_3
181
79
14299
780
204,3949
22,1101

g4_3_4
159
113
17967
816
230,239
16,301
229,6279
g4_3_5
153
110
16830
789
230,1952
17,6596



CONTOH LANJUTAN TABEL YANG TERPISAH HALAMAN

Tabel 4.1 (lanjutan)

NAMA
FILE
WIDTH
HEIGHT
PIKSEL
TOTAL
PIKSEL
DICUPLIK
MEAN
SIMP
DEV
MEAN
KLMPK
g5-1-1
231
110
25410
960
245,7877
9,6401
239,8743
g5-1-2
205
106
21730
930
242,7921
8,0244

g5-1-3
218
98
21364
920
231,0430
9,1348

g5-1-4
168
112
18816
847
219,0467
12,3865
233,9704
g5-1-5
173
116
20068
848
256,9138
11,8206


CONTOH PENULISAN DAFTAR PUSTAKA

Dutoit, T., 1997, “An Introduction to Text-to-Speech Synthesis”, Kluwer Academic Publisher, Dordrecht.

Jensen, J.R.,1996, “Intoductory Digital Image Processing, A Remote Sensing Prespective”, Prentice HallNew JerseyUSA, Hal: 10-25

http://www.ilmukomputer.com., tanggal akses 01 September 2005, Jam 24:00:00

Kadir, Abdul,2000, “Dasar Pemrograman Pascal”,Andi Offset Yogyakarta

________ , 2000, “Pedoman Penulisan Karya Ilmiah”,Pasca Sarjana UGM, Yogyakarta
CONTOH PENULISAN LAMPIRAN SOURCE CODE 1 KOLOM

unit  unit1;
interface
uses
   Windows, Messages, SysUtils, Classes, Graphics, Controls, Form, Dialogs, StdCtrls,  ExtCtrls, Menus.
type
   Tform1 = class (Tform)
            Button1 : TButton;
Image1 : Timage;
Memo1 : Tmemo;
Memo2 : Tmemo;
Button2 : Tbutoon;
MainMenu : TmainMenu;
mnTool : TmenuItem;
mnTlang : TMenuItem;
mnEnglish : TmenuItem;
N1 : TmenuItem;
mnExit : TMenuItem;
N2 : TMenuItem;
mnOutput : TMenuItem;
mnFOPotPic : TMenuItem;
mnFOMFile : TMenuItem;
mnTIearnnow : TMenuItem;
Memo3 : Tmemo;
Procedure Buttonclick (Sender : Tobject);
Procedure mnEnglishClick (Sender : Tobject);
Private

CONTOH PENULISAN LAMPIRAN SOURCE CODE 2 KOLOM
Unit unit1;

Interface

Uses
       Windows, Messages, SysUtils, Classes, Graphics, Controls, Form, Dialogs, StdCtrls,  ExtCtrls, Menus.
type
   Tform1 = class (Tform)
            Button1 : TButton;
Image1 : Timage;
Memo1 : Tmemo;
Memo2 : Tmemo;
Button2 : Tbutoon;
MainMenu : TmainMenu;
mnTool : TmenuItem;
mnTlang : TMenuItem;
           mnEnglish : TmenuItem
   
mnFrench : TMenuItem;
mnGerman : TMenuItem;
mnIndonesian : TMenuItem;
mnItalian : TMenuItem;
mnPortuguese : TMenuItem;
mnSwedish : TMenuItem;
N1 : TmenuItem;
mnExit : TMenuItem;
N2 : TMenuItem;
mnOutput : TMenuItem;
mnFOPotPic : TMenuItem;
mnFOMFile : TMenuItem;
mnTIearnnow : TMenuItem;
Memo3 : Tmemo;
Procedure Buttonclick (Sender : Tobject);
Procedure mnEnglishClick (Sender : Tobject);
Procedure mnFrenchClick (Sender : Tobject);
Procedure mnGermanClick (Sender : Tobject);
Procedure 
mnIndonesaClick (Sender: Tobject);





Format Penomoran dalam Naskah.
JUDUL BAB II

II.1            Sub Bab
...........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

II.1.1      Sub-sub bab
...........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

1.      Sub-sub sub bab
...........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
a.       .............dan seterusnya...........................
...........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
b.      .............dan seterusnya...........................
...........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

2.      Sub-sub sub bab
...........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
a.       .............dan seterusnya...........................
...........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
b.      .............dan seterusnya...........................
...........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

II.1.2      Sub-sub bab
...........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

II.2            Sub Bab
...........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
Dan seterusnya

0 komentar:

Posting Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini